ads

Slider[Style1]

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Style5

Apa itu Teknik Elektro?


Apa itu “Teknik Elektro” ? mungkin ini adalah pertanyaan bagi orang yang belum tahu mengenai teknik elektro. Ada juga yang tau elektro itu ya tentang listrik dan elektronika. ya itu emng jawaban yang umum atau kalau dulu bisa dikatakan namanya arus lemah dan arus kuat. tapi, sejalan dengan perkembangan ilmu pengetahuan,teknologi dan informasi pengertiannya menjadi lebih luas.

Awal mulanya elektro berasal dari penemuan lampu oleh thomas alfa edisson. Beliau telah melakukan ratusan percobaan untuk menemukan bahan dasar pembuat lampu. Kalau menurut saya pengertian teknik elektro secara luas adalah ilmu yang mempelajari rekayasa mengenai listrik, elektronika, telekomunikasi, komputer, kendali yang berfungsi untuk mempermudah pekerjaan manusia dalam kehidupan sehari-hari. jadi tidak hanya sekedar belajar arus kuat / electrical atau arus lemah/ elektronics lagi.

Organisai internasional bidang ke-elektro-an disebut dengan IEEE (institute of electrical and electronics engineering). Organisasi ini dibentuk di amerika serikat. Di Indonesia juga ada cabang dari IEEE tersebut yaitu IEEE indonesia section. Nah, dibawah section tersebut ada yang namanya student branch (organisasi IEEE untuk mahasiswa) yang terdapat di beberapa kampus diantaranya UI, ITS,IT Telkom, ITB, dan UGM (diurutkan berdasarkan student branch yang paling awal berdiri).

Saat ini, Teknik elektro diklasifikasikan kedalam subjurusan/ peminatan walaupun sebenarnya tergantung dari kampus dimana kita berkuliah. kalau dikampus saya IT Telkom ada 5 peminatan diantaranya :

1. Teknik Telekomunikasi
yaitu cabang dari teknik elektro yang mempelajari tentang dunia pertelekomunikasian seperti transmisi telekomunikasi, jaringan telekomunikasi, pengolah sinyal telekomunikasi. Dari namanya aja teekomunikasi berarti berhubungan dengan komunikasi seperti handphone, satelit, penginderaan jauh. Untuk peluang kerja lulusan ini dapat bekerja di industri pertelekomunikasian dalam negeri dan luar negeri seperti telkomsel, indosat, kominfo, telkom, xl axiata, huawei, zte dan lain-lain.

2. Teknik Listrik
yaitu cabang dari teknik elektro yang mempelajari tentang ketenagalistrikan / energi listrik atau sumber energi yang dapat diubah menjadi listrik. Dalam teknik ini mempelajari mengenai power (sumber pembangkit listrik), transmisi ( penyaluran dari sumber energi listrik ke trafo-trafo) dan distribusi ( penayaluran listrik ke rumah-rumah, kantor-kantor). Lulusan dari jurusan ini dapat bekerja di PLN, Indonesia power, pertamina geothermal, dirjen ketenagalistrikan ESDM dan lain-lain

3. Teknik Komputer
yaitu cabang dari teknik elektro yang mempelajari jaringan komputer, sistem perangkat komputer, pemrograman komputer. teknik komputer ini memiliki cakupan yang cukup luas karena perkembangan dunia informasi,telekomunikasi, dan teknologi yang semakin pesat. Lulusannya dapat bekerja di perusahaan bebasis pengembangan komputer baik software dan hardware.

4. Teknik kendali/kontrol
yaitu cabang elektro yang memepelajari tentang sistem kendali dengan mengunakan instrumen-instrumen perangkat elektrik dalam sistem kerjanya. Di sini biasanya mempelajari mengenai robotik, embeded system (sistem yang terpendam yang dapat bekerja secara real time), sensor, aktuator/penggerak. Di sini mempelajari kendali PLC, HMI, SCADA. Luusannya biasanya bekerja di pertambangan, perminyakan, pembangkit listrik seperti pertamina, PLN, chevron, exxon dan lain-lain

5. Teknik Elektronika
yaitu cabang dari teknik elektro yagn mempelajari tentang ilmu elektronika analog,elektronika digital, dan biomedis. elektroika analog lebih mempelajari komponen elektronika yang biasa digunakan sehari-hari seperti transistor, kapasitor, resistor, dan lain-lain. Elektronika digital lebih mempelajari desain IC digital menggunakan bahasa pemrograman VHDL.sedangkan biomedis(biomedical engineering) adalah ilmu yang mempelajari instrumen elektronika pada bidang medis/ kesehatan manusia seperti EKG ( elektrokardiograf),CT Scan, MRI, USG.

Nah, cukup sekian perkena kita tentang teknik elektro secara mendasar. mudah-mudahan membuka wawasan dan bermnfaat bagi kita

sumber : zmpulungan.wordpress.com

Arsitek vs Teknik Sipil – Antara imajinasi dan hitungan


Arsitek VS teknik sipil siapa yang lebih baik? membandingkan keduanya ibarat mencari kebaikan antara imajinasi dan hitungan, tentu saja keduanya mempunyai fungsi dan kegunaan masing-masing. Namun bagi masyarakat umum mungkin menjawab arsitek yang lebih baik karena kata tersebut sudah menjadi semacam merk brand yang menggambarkan sebuah profesi ahli dalam bidang bangunan, sehingga ada gambaran bahwa untuk mewujudkan bangunan hanya butuh Arsitek saja, hal ini bisa jadi benar ketika bangunan yang dibangun hanya bangunan sederhana dengan bentuk dan penggunaan material standar. beda lagi jika bentuk bangunan aneh sebagai hasil imajinasi arsitek maupun pemilik rumah, akan sangat beresiko fatal jika tidak melibatkan teknik sipil didalamnya. bayangkan saja membangun rumah indah tetapi roboh begitu saja.

Perbandingan Arsitek VS Teknik Sipil
NoArsitekTeknik sipil
1Menciptakan bentuk bangunan yang indahMenghitung struktur bangunan yang kuat
2Memilih warna dan teksture material sesuai konsep bangunan.Memilih jenis material yang bagus tapi murah
3Fokus pada perencanaan gambar bangunanFokus pada perencananaan perhitungan kekuatan bangunan
4Membuat gambar detail bangunanMengatur manajemen pelaksanaan pembangunan.
5Menentukan spesifikasi rencana bangunanMemilih metode pelaksanaan bangunan paling cepat dan hemat.
6Mempertahankan bentuk gambar bangunan yang sudah dibuat.Menyesuaikan gambar perencanaan dengan kondisi nyata dilapangan.
7Pada bangku kuliah lebih banyak mempelajari gambar bangunan, menggali keinginan owner, dan cara mempresentasikan agar ide desain diterima.Pada bangku kuliah lebih banyak mempelajari perhitungan struktur bangunan,perhitungan rencana anggaran biaya bangunan serta manajemen pelaksanaan bangunan
8Ingin bangunan Indah dan menarikIngin bangunan Kuat dan murah

Jika kita lihat perbandingan teknik sipil vs arsitektur diatas maka seringkali ada pertentangan dalam proses kerja, misalnya seorang arsitek sudah capek membuat gambar suatu bentuk bangunan indah ternyata setelah dihitung oleh seorang teknik sipil ternyata bentuk tersebut tidak bisa diwujudkan karena bisa roboh, begitu juga sebaliknya seorang teknik sipil bisa jadi menemukan metode kerja dan pemilihan material yang bagus dan murah namun dalam pandangan arsitek bisa jadi hal tersebut kurang indah dan menarik, jadi diperlukan kerjasama yang baik antara arsitek dan teknik sipil dalam merencanakan bangunan.

Kesimpulanya adalah antara arsitek dan teknik sipil sama baiknya, yang terbaik adalah jika mempunyai kemampuan keduanya sehingga selain dapat berimajinasi menciptakan bangunan indah juga dapat merencanakan perhitungan strukturnya, kalaupun tidak sanggup menguasai kedua ilmu tersebut maka diperlakukan kerjasama antara seorang Arsitek dan Teknik sipil untuk mewujudkan bangunan yang Kuat, Indah serta murah.

sumber : www.ilmusipil.com

Alasan Mengambil Teknik Sipil


Kenapa kalian ambil jurusan Teknik Sipil? Padahal banyak yang bilang kalau jurusan ini tergolong seram menakutkan, padahal disisi lain ada banyak kejuruan lain yang bisa dibilang lebih mudah. Contoh jurusan yang sedikit hitunganya yaitu sarjana hukum tapi harus banyak menghafal undang-undang yang justru menjadi hal menyebalkan bagi mahasiswa teknik. ya.. tentunya banyak kisah perjalanan hidup yang bisa menyebabkan menempuh jurusan teknik sipil, oleh karena itu mari kita berbagai cerita disini. sebagai permulaan kita tuliskan macam-macam sisi seram dan alasan yang seringkali menjadi penyebab kuliah pada jurusan ini.

Sisi seram jurusan Teknik Sipil
  1. Banyak pelajaran hitung-hitunganya, padahal yang namanya jurusan matematika itu seringkali menjadi momok menakutkan bagi para siswa SD, SMP maupun SMA.
  2. Selain berhitung juga ada pelajaran gambar bangunan, jadi daya imajinasi juga harus kuat agar bisa membayangkan sebuah bangunan dalam bentuk gambar.
  3. Banyak kontraktor yang mengelola proyek skala nasional, jadi jika ingin terlibat didalamnya maka harus siap ditempatkan di seluruh wilayah Indonesia.
  4. Yang kuliah teknik sipil itu kebanyakan pria, jadi bagi wanita yang mengambil jurusan ini maka siap-siap saja menjadi selebriti di kampus :-)
Beberapa alasan mengambil jurusan Teknik sipil
  1. Maksud hati ingin menjadi pegawai negeri sipil jadi ikut kuliah teknik sipil, padahal keduanya mengandung kata sama tapi artinya sungguh jauh berbeda, jadi siap-siap saja salah jurusan, he.. he.. kecuali ingin bekerja di kontraktor BUMN, PNS di departemen pekerjaan umum PU, atau di beberapa kementrian bagian pengelolaan gedung.
  2. Menyelidiki seseorang yang telah sukses ternyata dulunya kuliah Teknik sipil, jadi ada kemauan untuk mengikuti jejaknya barangkali bisa ikut menuai kesuksesan.
  3. Demi gadis pujaan atau kebalikanya, barangkali mahar yang diminta adalah ijazah ST jadi mati-matian berjuang agar bisa meraih gelar tersebut.
  4. Ada juga yang secara tidak sengaja bekerja pada bidang bangunan, sehingga kuliah teknik sipil untuk memperdalam ilmu bangunan atau disekolahkan oleh perusahaan pada jurusan tersebut.
Mungkin itulah macam-macam alasan yang bisa menjadi latar belakang terjun ke dunia teknik sipil, lalu apa alasan saudara/saudari? silahkan berbagi cerita disini! yah.. apapun alasanya, semoga menjadi jalan terbaik dalam menjalani kehidupan kedepan, yang terpenting adalah bagaimana menebar manfaat sebanyak mungkin dengan bekal ilmu yang sudah didapat sehingga bisa berguna bagi diri sendiri,keluarga,masyarakat, negara dan dunia secara keseluruhan. semoga lekas tercapai apa yang menjadi harapan.

sumber : http://www.ilmusipil.com/kenapa-kalian-ambil-jurusan-teknik-sipil

Top