ads

Slider[Style1]

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Style5

Karakter Orang Berdasarkan Cara Berjabat Tangan

Jabat Tangan Erat


Apakah anda pernah mengalami ketika anda berjabat tangan, tangan anda di genggam dengan erat atau keras? Yah, Jabat tangan seperti ini menunjukkan bahwa orang tersebut memiliki karakter atau sifat yang ambisius, memiliki sifat yang egosi, serta memiliki kepercayaan diri yang tinggi. Sifat seperti ini terkesan ingin menjadi dominasi atas lawan.


Jabat Tangan dengan Kedua Tangan


Banyak sekali orang yang menggunakan cara ini dalam bersalaman. Anda tahu fakta di balik salaman dengan kedua tangan?? Seseorang yang seperti ini memiliki sifat yang pandamenyembunyikan sesuatu dalam dirinya. Seperti, menyembunyikan perasaaannya. Tapi cara ini saya kurang setuju. Loh kenapa? lahh... bagaimana kalau orang ini sedang jatuh cinta terus hanya menyembunyikan perasaannya. Waahh.. bisa di salip di tingkungan sama orang lain donk pujaan hatinya.. hehehehe


Jabat Tangan Mengambang


Saya kira hanya cinta yang bisa mengambang (digantung, mati donkk.. ). Jabat tangan ini memiliki arti salaman hanya sekedarnya saja. Dan cenderung tidak berminat sekali terhadap calon lawan bicara.Berarti orang yang kaya gini datang dan pergi gan.


Jabat Tangan dengan Posisi Telapak Tangan Condong Ke atas


Seseorang yang melakukan cara jabat tangan seperti ini adalah tipe orang yang penurut, mengalah, dan mau di dominasi oleh lawan bicara. Wah bahaya ya gan berarti jangan sampe kita jabat tangan gini.


Jabat Tangan dengan Posisi Telapak Tangan Condong Ke bawah



Ini tipe orang yang egois menurut saya. Karena seseorang dengan sifat tersebut adalah tipe orang yang ingin menguasai seseorang dan menganggap remeh lawan bicara. Ada makna mendalam di balik jabat tangan. Melalui gaya menyambut uluran tangan, Anda bisa menilai pribadi seseorang. Apakah dia memiliki rasa percaya diri tinggi, tegas, merasa tidak aman, atau tidak tegas.


Jabat Tangan Lemah


Ini menandakan seseorang memiliki pribadi yang lemah. Kekuatan cengkeraman seseorang menentukan sirkuit batin atau karakternya. Sejumlah staf human resource department (HRD) menggunakan taktik ini saat wawancara pekerjaan, untuk menilai apakah seseorang cocok dengan pekerjaan yang dilamarnya atau tidak. 


Meremas Tulang


Mereka yang memiliki kebiasaan menjabat tangan dengan cengkeraman sangat keras atau terlalu lama, menandakan ada hal negatif dalam dirinya. Itu menandakan sikapnya yang berlebihan. Cengkraman seperti ini menjadi menandakan kompensasi atas aura negatif dalam dirinya. tiati gan


Tidak kencang dan tidak lemah


Jabat tangan yang baik adalah yang tidak terlalu kencang ataupun terasa lemah. Jabat tangan ini menandakan seseorang memiliki kepercayaan diri yang tidak berlebihan dan pintar menempatkan diri dalam segala suasana.

Dalam penelitian terdahulu yang dilakukan sejumlah ilmuwan dari University College London mengklaim bahwa kekuatan cengkeraman jabat tangan juga bisa digunakan untuk mendeteksi harapan hidup seseorang. 

Mereka yang memiliki kekuatan cengkeraman lemah dianggap memiliki harapan hidup lebih pendek dibanding mereka yang terbiasa menjabat tangan dengan cengkeraman kuat.

sumber : http://www.kaskus.co.id/thread/55225fb4582b2e02208b4571/karakter-orang-berdasarkan-cara-berjabat-tangan/

5 Hal Penting yang Harus Ada di CV


Kamu mahasiswa semester akhir? Sudah saatnya kamu mempersiapkan diri untuk dunia baru setelah lulus nanti, seperti mencari pekerjaan. Karena itu kamu perlu membuat curriculum vitae (CV) dan memasukkan segala kemampuan dan pengalaman yang kamu miliki selama ini.

Agar masa pencarian kerja tidak terlalu sulit, siapkan lima hal ini untuk mengisi CV-mu, seperti dikutip dari Her Campus, Senin (6/4/2015).

1. Magang
Sebagai mahasiswa, kadang mereka ingin menjauh dari kegiatan magang. Padahal pengalaman magang adalah hal yang perlu dan membuatmu meraih pengalaman dalam dunia profesional. Perusahaan juga akan lebih tertarik pada mereka yang memiliki pengalaman dalam kegiatan ini.

2. Pengalaman kerja lain
Magang bukan satu-satunya hal yang harus ada di CV. Pengalaman kerja lainnya seperti kerja paruh waktu juga dibutuhkan. Tidak peduli apa pekerjaan itu ada kaitannya dengan sekolah yang kamu jalani, namun itu akan sangat bernilai.

3. Kegiatan ekstrakurikuler
Apa kamu memiliki minat tertentu? Mungkin organisasi yang kamu jalani bisa menunjukkan dedikasi waktu yang telah kamu lakukan. Kamu juga bisa mempercantik CV dengan berbagai kegiatan ekstrakurikuler yang kamu jalani selama ini.

4. Prestasi kerja
Dengan kesempatan kerja atau magang yang kamu dapatkan sebelumnya, kamu akan bisa mendapatkan sebuah prestasi kerja. Masukkan berbagai prestasi kerja tersebut dalam CV-mu.

5. Kehadiran profesional online
Tidak bisa dimungkiri, internet dan media sosial adalah dasar dari semua yang kita lakukan. Karena itu, mahasiswa juga harus memiliki media sosial profesional seperti LinkedIn.

sumber : okezone.com

10 Kesalahan yang Harus Dihindari di Usia 20 Tahun


Menjalani masa remaja sambil belajar menjadi pribadi dewasa itu enggak mudah. Terutama karena semua keputusan yang kita ambil di usia 20-an tahun ini dapat memengaruhi masa depan. Salah sedikit, bisa jadi kita menghadapi madesu alias masa depan suram.

Nah, supaya enggak menghadapi hak tersebut, simak daftar 10 kesalahan yang harus dihindari di usia 20 tahun seperti dilansir laman Wonderslist, Senin (6/4/2015), ini.

1. Bergaul yang buang-buang waktu dan tidak menambahkan nilai hidup
Jangan bergaul dengan mereka yang menjatuhkanmu. Kelilingi dirimu dengan orang-orang yang memotivasi untuk menemukan solusi saat ada masalah serta ingin melihatmu sukses dalam semua hal.

2. Pacaran tanpa restu orangtua
Setiap orangtua perlu untuk mengontrol anaknya saat pacaran. Orangtua merasa perlu untuk melindungi anaknya dari pergaulan bebas.

3. Berhenti belajar
Jika berhenti belajar, maka prestasimu di masa depan juga akan suram.

4. Mengikuti kerumunan
Jika selalu mengikuti tren, maka kamu akan tersesat dalam kerumunan. Kamu akan sukses jika mampu membuat tren sendiri dan berbeda dari orang sekeliling.

5. Mempertahankan pekerjaan yang tidak mengajarimu apa-apa
Jangan nyaman dengan suatu pekerjaan hanya karena itulah satu-satunya hal yang kamu ketahui. Pacu dirimu untuk belajar hal baru dari pekerjaan yang kamu jalani.

6. Tidak memerhatikan keluarga
Keluargalah yang memperhatikan dan mendukungmu hingga mencapai kesuksesan. Karena itulah, keluarga hendaknya selalu jadi prioritas, apa pun yang terjadi.

7. Membuat semua keinginan menjadi kebutuhan
Membeli barang-barang mahal yang tidak ada di daftar kebutuhan, sama saja halnya dengan mementingkan keinginan daripada kebutuhanmu sehari-hari. Susun prioritasmu dengan bijaksana.

8. Tidak fokus
Jika tidak fokus bekerja, maka kamu akan mengalami kesulitan. Kamu harus bersedia berkorban dan bekerja keras untuk mencapai kesuksesan.

9. Terlalu cepat jatuh cinta
Jangan terpengaruh teman-teman yang sibuk pacaran. Santai saja meski menjomblo. Sebab, usia 20-an tahun adalah masa paling tepat bagimu untuk pertumbuhan pribadimu.

10. Bekerja untuk uang, bukan untuk kebahagiaan
Meski kita butuh uang untuk hidup, menjadikannya tujuan utama juga tidak bijak. Sebaiknya, jalanilah pekerjaan yang membuatmu bahagia.


Top